Thank you Aurelio! you’re a world class player, sayang hobi cidera, tapi terimakasih atas kadonya

Thank you Aurelio! you’re a world class player, sayang hobi cidera, tapi terimakasih atas kadonya

just wanted to write this, karena Liverpudlian kayaknya udah lupa ama kop pledge

this season was awful, kekalahan, inkonsisten, dan paling buruk masih dibawah everton dan united
mungkin ada yang berfikir kalo filosofi Kenny udah uzur, ga jaman, tapi pass n move itu memang filosofi LFC, dengan filosofi itu, di era 80-an LFC bisa menguasai eropa, lalu apa yang salah?
Pertama, pemain sering ga percaya dengan taktik Kenny, itu yang sering kelihatan di lapangan, mungkin karena efek Hicks and Gillet juga,
Kedua, fans mulai kehilangan kesabaran, udah jarang denger fans LFC nyanyiin nama pemain dengan suara yang gede, padahal itu dulu yang bikin tim kita jago
Ketiga, salah transfer, overpriced, oke, yang ini salah DoF (Director of Football), Commoli emang bagus bisa mendatangkan pemain pilihan King Kenny, tapi harganya overpriced semua, untuk kualitas pemain lokal harganya terlalu berlebihan
But i believe with next season, i still reds, dengan modal satu trofi itu cukup membanggakan, FSG mecat king kenny? i hope not, kalo kita cuman bisa mecat memperkerjakan doang, apa bedanya dengan tim plastik? new kit, new players, new hope, YNWA

MV terbaru Katy Perry, “Part Of Me”, akhirnya dirilis, Rabu, 21 Maret, di situs resmi YouTube. Di video ini, Katy diceritakan menjadi tentara wanita yang tangguh setelah sakit hati akibat dikhianati sang kekasih. Syuting dilakukan di kamp militer Angkatan Laut Oceanside, California.
Mantan istri Russel Brand itu tampil lengkap bak tentara. Bahkan dia rela memotong rambut panjangnya demi terlihat mirip seperti tentara
Katy memang artis serba bisa dan tak takut dengan perubahan imej. Di lokasi syuting, Katy mengatakan dirinya siap jika harus menjalani transformasi imej demi unsur seni yang diusung video ini. Sebelumnya, Katy juga pernah mendadak jadi nenek tua di video musik “The One That Got Away” dan jadi wanita nerd di video “Last Friday Night (T.G.I.F)”.
“Part Of Me” adalah single yang diambil dari album re-release “Teenage Dream: The Complete Confession” yang akan dirilis 27 Maret depan. Walau (kebetulan) liriknya mirip dengan kisah pribadinya setelah berpisah dari Russell, tapi Katy membantah lagu itu ditujukan untuk menyindir mantan suaminya.
Tapi di MV ini sendiri sedikit terdapat kejanggalan di akhir video ini, karena saya pun bingung kenapa di ending video ini Katy Perry malah menari nari di akhir video, mungkin kalau endingnya jadi Katy Perry dapat misi untuk menyelamatkan sandera yang ternyata mantan kekasihnya mungkin itu bakal lebih dramatis daripada cuman menari-nari doang, hmm, tapi ya sudahlah, sukses ya Katy dengan singel terbarunya
watch here
http://www.youtube.com/watch?feature=player_embedded&v=uuwfgXD8qV8
banyak banget temen temen sekolah yang nanyain apa itu tarung derajat? ada yang takut malah karena katanya beladiri ini tergolong kategori beladiri yang sadis karena dengerdenger dari kakaknya atau siapanya lah, tapi mate, lu harus tau tarung derajat itu asik banget
OK, first-time nyoba beladiri ini, emang ini beladiri emang bikin tepar, ah tapi beladiri mana yang ga bikin tepar untuk pertama kalinya mencoba?
Ga cuman fisik dan teknik disini yang dilatih, tapi mental juga, i mean, kita emang berhadapan langsung dengan lawan yang sesungguhnya, diri sendiri, kita harus ngelawan rasa takut akan rasa sakit akibat split press dan saat melakukan kegiatan kelenturan lainnya
Persaudaraan antar anggota satlat sangat terasa disini, kita berlatih kek keluarga, ada waktunya becanda ada waktunya serius, kadang rasa berkompetisi itu muncul, liat orang lain bisa, kok kita gabisa? itu jadi motivasi tersendiri dalam latihan tarung derajat agar kita bisa jadi lebih baik dan lebih baik
Latihan dimulai dari latihan fisik, pemanasan, sprint 5x lapangan dengan kaki telanjang, baru kelenturan, baru teknik, dan (tergantung ketua satlat) sparing, di sparing tarung itu bener bener exciting banget, kamu bisa ngeluarin semua teknik latihan kamu saat latihan teknik tadi, tujuannya buat apa? buat kita ga gentar waktu ketemu musuh beneran
Di tarung derajat, kalian bisa coba latihan sekali dua kali dulu, kalo cocok baru daftar, tapi inget, kalo udah daftar harus rajin, jangan mau hebat tapi ga mau latihan, gaada manusia di dunia ini yang bisa kek gitu
JADIKAN DIRIMU OLEH DIRI SENDIRI, BOX!

Lagu “Someone Like You” membuat Adele jadi ikon berkat kemampuannya membuat penonton terharu hingga menitikkan air mata.
Para psikolog mencari tahu hal yang membuat Adele, si Gadis asal London selatan, mampu membuat pendengarnya berderai air mata.
Para peneliti telah lama tahu bahwa bagian tertentu dari musik secara konsisten dapat menimbulkan efek emosional yang kuat dari pendengarnya.
Psikolog Inggris John Sloboda mengidentifikasi hal ini lewat percobaan sederhana 20 tahun lalu.
Dia meminta para pecinta musik untuk menunjukkan bagian-bagian lagu yang membuat mereka merinding atau berlinang air mata.
18 lagu diidentifikasi dan Dr Sloboda menemukan 18 di antara lagu itu mengandung “appoggiatura”, not yang bentrok dengan melodi hingga menimbulkan disonansi.
“Appoggiatura menimbulkan rasa tegang di pendengar,” kata Martin Guhn,psikolog di University of British Columbia kepada Wall Street Journal.
“Bila not-not itu kembali ke jalur melodinya, ketegangan berkurang dan menimbulkan rasa nyaman.”
Saat itulah rasa merinding mulai terasa pada pendengar. Jika bentrok itu terjadi beberapa kali dan berdampingan, maka akan tercipta siklus tegang dan rileks yang memicu reaksi lebih kuat.
Di titik itu, air mata mulai mengalir. “Someone Like You” ternyata bertabur not-not ornamental sejenis appoggiatura.
Dr Guhn menjelaskan bahwa Adele memodulasi nada pada akhir not panjang lalu segera masuk ke harmoni berikutnya sehingga makin memperpanjang reaksi kuat pada pendengar.
Bersama Dr Marcel Zentner, Dr Guhn menyusun sebuah studi tahun 2007 tentang efek emotif musik.
Menurut studi itu, musik akan menimbulkan efek merinding jika mengandung kejutan lewat volume, timbre dan pola harmonis.
“Someone Like You” adalah contoh klasik dari teori itu. Dimulai dengan pola, lembut berulang, dan Adele menjaga agar not tetap dalam rentang frekuensi sempit.
Kemudian, ketika chorus dimulai, suara Adele melompat satu oktaf dan nada mulai lepas dari rangkaian seiring volume yang meningkat.Pada saat yang sama, harmoni bergeser dan liriknya menjadi lebih dramatis.
Pertanyaan berikutnya; jika “Someone Like You” membuat pendengarnya sedih, kenapa lagu itu justru jadi popular?
Tim ahli saraf di Universitas McGill tahun lalu melaporkan bahwa intensitas musik secara emosional membanjiri pusat rasa senang di otak sehingga pusat rasa itu melepaskan dopamine, hal yang sama terjadi saat kita makan, berhubungan seks, atau menggunakan narkoba.
Tim itu mendapati bahwa rasa merinding yang ditimbulkan suatu lagu berhubungan dengan jumlah dopamine yang dilepas meskipun itu lagu sangat sedih.

Dengan jujur Adele menlanturkan bahwa lagu-lagu galau yang ditulisnya adalah pengalaman sedihnya pada saat dia patah hati. 2 tahun serius berpacaran dengan harapan pria tersebut akan menikahinya, membuatnya sangat terpukul ketika dia mengetahui pria tersebut lebih memilih wanita lain dan menikahinya. ( kasihan Adele) ![]()
Dalam lagunya Someone Like You yang paling menjadi andalan, Adele bercerita bahwa dia menulis lagu tersebut dalam keadaan sangat patah hati. Emosinya benar-benar terkuras saat dia harus menggambarkan mantannya. “yah, aku menulis lagu itu karena aku lelah menjadi seperti ‘nenek sihir’ dalam lagu Rolling In The Deep dan Rumor Has It. Meskipun pahit dan sedikit menyesalinya, 2 tahun menghabiskan waktu dengannya, dia tetap menjadi orang penting yang pernah ada dalam hidupku . Dan aku menulis lagu ini untuk membuat diriku lebih baik. Setelah aku berhasil menulis lagu tersebut, aku merasa bebas dan move on.”, curhatnya.
Adele mengatakan lagu-lagunya sama sekali tidak mencerminkan kepribadiannya, “orang-orang berpikir bahwa aku ini pribadi yang sangat menyedihkan. Namun mereka terkejut saat bertemu denganku dan mengetahui bahwa aku ini tukang ngobrol, cerwet, dan cuek.”
Menyabet 6 penghargaan dalam acara GRAMMY ke 54 pada 12 Februari kemarin bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Terlebih Adele mengalahkan Lady Gaga, Katy Perry, dan Rihanna yang sudah lebih awal berusaha untuk menjadi nomer 1. Namun, dengan semua lagu-lagu ‘galau’ yang ditulisnya membuatnya menyabet penghargaan sebagai Album terbaik (21), Lagu Terbaik (21), Rekaman Terbaik (Rolling in The Deep), Penyanyi Solo Terbaik (Someone Like You), Video Clip Terbaik (Rolling In The Deep), Penyanyi Pop Terbaik (21).
Pemilik nama lengkap Adele Laurie Blue Adkins ini bersumpah untuk tidak menulis lagu galau lagi yang membuatnya terlihat kesepian dan akan cuti selama 4-5 tahun untuk fokus pada pacar barunya, Simon Konecki.
Well, siapa sangka curahan hati bisa berimbal dengan kesuksesan? Selamat ya Del, semoga hubunganmu dengan Simon ga bikin kamu galau lagi… 
Stevie G: Hi, gue Gerrard, kita pernah ketemu duluAlex: Oh, HiStevie G: eh ada waktu ga? jalan yukAlex: sori, gue ga kenal lo, dan gue ga mungkin jalan bareng orang yang gue ga kenal, Gagal diusaha yang pertama
Stevie G: Alex, ini Aku Stevie, gue tau kita ga saling kenal, tapi dengan secangkir minuman gue yakin kita bisa tau satu sama lainAlex : Ok, tar gue pikirin deh, kalo ga sibuk ya, Dan Stevie masih harus menunggu lagi